AKSEN ke-16 SMAGA

May 31, 2009 by Winarto  
Filed under SMAGA Dalam Berita

Tahun ini SMA 3 menggelar AKSEN yang ke-16 dengan tema sparkling of art. Tahun ini banyak yang beda dengan AKSEN yang lalu. Kalau dulu ada kontes modifikasi motor, sekarang diganti dengan lomba graffiti dan fotografi.

Workshop fotografi diadakan pada tanggal 1 Feb 09 di ruang multimedia SMA 3 kampus warung miri. Jumlah pesertanya mencapai 60 orang lebih. Workshop ini menginformasikan bagaimana cara memotret yang baik dan berestetika tinggi.

Di workshop ini para peserta juga dihadapkan pada kenyataan bahwa DSLR (Digital Single Lens Reflection) yang mahal. Namun apabila dioptimalkan penggunaanya maka hasilnyapun bernilai komersial yang juga lumayan. Workshop yang diadakan oleh OSIS SMA 3 dengan Le Stude ini cukup bermanfaat bagi siwa siswi yang berminat pada fotografi. Dalam kolaborasi dengan Le Stude, panitia AKSEN kali ini juga menyelenggarakan lomba foto. Lomba ini diminati oleh peserta baik pelajar atau mahasiswa dan umum. Setelah beberapa waktu, panitia mendapat 40 lebih foto yang bertema “Gentelness of Solo“. Penilaian foto dilakukan hari Jum’at 6 Feb 09 dengan juri Miftahdri SMA 3 dan tim Le Stude. Setelah mengalami penjurian akhirnya didapatkan juara yaitu dari kelas pelajar Kevin Wayudi sedangkan kategori umum ialah Haryo Setyo Praja.

Lomba ini dilaksanakan di lorong parkir sebelah selatan warung favorit siswa, Mbok No. Hari Sabtu 7 Feb 2009 jam 11 siang. Para seniman tembok dari seluruh dunia Surakarta. Berkumpul di SMA 3 untuk menentukan siapa sang juara pilih tanding dalam seni graffity. Suasana berubah mencekam saat jam menunjukkan pukul 2 siang. Para bomber berjibaku, berjuang memeras keringat, memeras otak membanting tulang dan membuat sebuah gambar yang bertema “culture of education

Para pendekar graffiti membentuk kelompok dengan anggota 3 orang. Mereka saling tolong-menolong dan membagi tugas. Banyak dari mereka berasal dari luar kota namun ada uga yang berasal dari Solo.

Akhirnya sang waktu memutuskan menghentikan pertandingan setelah para bomber bersenjata cat semprot, kuas dan alat lukis lain berjuang.

Akhirnya setelah berjibaku, pengumuman sang juara pun diumumkan dan hasilnya ialah:

  • Juara 1                       : Anto  ,Yogya
  • Juara2                        : RAW
  • Juara3                        : Hamba Allah

Walaupun para bomber lainya juga berkualitas ,namun tetap harus ada yang terbaik dari yang terbaik

Malam minggu sebelum puncak AKSEN, panitia memberi pemanasan dengan menggelar acara nonton bareng khusus untuk warga sendiri di Aula SMAN 3 Kampus Kerkoff. Siswa menyambut acara ini dengan antusias.

Pukul 19.00 sudah 100an anak berkumpul di aula untuk nonton film bareng. BARAKA adalah judul film tersebut. Film yang dibuat oleh Ron Fridee ini bercerita tentang peradaban. Peradaban di Bumi sangat beragam dan sangat berpengaruh dengan keadan alam.

Menurut beberapa sumber film dokumenter yang tanpa teks ini tergolong agak berat, sehingga belum sampai pada ending banyak penonton yang sudah meninggalkan tempat. Namun, para penikmat film dan peradaban menontonnya sampai akhir.

“Film ini juga menyimbolkan manusia dengan ayam-ayam, sehingga bagi yang dapat menangkap maksudnya, ia akan sedikit peduli dengan kehidupan banyak orang yang menonton”. Demikian kata Ipung, salah satu pemerhati kebudayaan.

Pada 8 Feb 09 pukul 09.00 pagi di panggung SMA N 3 Surakarta suasana agak ramai lalu naik beberapa anak muda yang menamakan grup mereka “WAR HEART”. Mereka menghentak SMA 3 sebelum pembukaan AKSEN di mulai. Anak-anak ikut berdansa menikmati lagu yang dibawakan oleh War Heart. Setelah itu acara dibuka dengan sambutan dari ketua pelaksana AKSEN yaitu saudara Ryan Adi Prakacita. Setelah itu pukul 09.20 acara dilanjutkan dengan pertunjukan dari anak-anak Pasukan tujuh belas atau yang lebih keren dengan sebutan PASJUB featuring dengan anak-anak tari tradisional berjalan dengan pelan namun pasti menuju panggung. Dan di panggung sudah menunggu Pak Ngadiyo untuk meresmikan AKSEN secara simbolis.

Jam 9.45 giliran study teater menunjukan aksi mereka. Pertunjukan mereka adalah musikalisasi puisi diiringi petikan gitar dari saudari Yoke. Sebuah pertunjukan yang cukup menarik.

Setelah itu giliran bagian perkusi menghentak SMA 3 dengan mejanya. Di lanjutkan dengan band guru “R Black” yang berpersonilkan Pak Supri ,Pak Bambang, Pak Kustiarjo dan lain-lain menyanyikan lagu yang menghibur para penikmat.

Agak siang acara battle antara para pemain musik yang handal dengan alatnya masing beradu di atas panggung mengasah skill mereka. Mereka sangat menghibur dengan penampilan yang sangat smart.

Giliran dari band Global Warming yang dikomandani Wisnu menyuguhkan lagu “terapi energi” dari St Loco. Dan setelah itu kolaborasi dari Kesenian Nasional yaitu band etnik “Sumber Rejeki”, paduan suara, Modern Dance dan tari tradisional yang tak kalah menarik.Pukul 11.40 giliran Dispenser On dan Kariga menambil alih panggung setelah itu break waktunya untuk Isoma. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan dari anak” MD sampai pukul 12.45.

Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan band-band yang membuat kita berjingkrak-jingkrak. Tetapi pada saat Band Pecas Ndahe semuanya duduk dan tertawa melihat perform dari mereka yang sangat lucu. Saat waktu menunjukan pukul 16.30 saatnya bintang utama Alone At Last manggung. Band asal Bandung ini membawakan lagu yang bergenre Screamo. Lagu mengalir cepat menghentak-hentak dan penonton berjingkrak-jingkrak.Tak terasa lagu berakhir dan Berakhirlah AKSEN ke-16.

Itu bukti AKSEN SMA 3 tidak monoton para panitianya kreatif dengan ide”nya ,jadi tunggu AKSEN ke 17 !!

Disarikan dari SMAGA News

Comments

Feel free to leave a comment...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!
Oh ya, almost forgot, please write your name and your class-year at the end of your comment

You must be logged in to post a comment.